Inner / ciput hijab yang saat ini banyak tersedia dalam berbagai model dan desain tentu membuat para hijabers memiliki banyak sekali inner di lemari atau rak. Fashion hijab yang semakin berkembang membuat beragam model inner atau ciput maupun aksesoris semakin banyak berkeluaran. Saking banyaknya koleksi ciput hingga khimar syari terbaru, maka Teknik penyimpanan yang baik pun kadang tidak dilakukan.

Supaya ciput dan berbagai jenis hijab tidak kusut saat disimpan, terdapat beberapa cara dan Teknik yang ahrus dilakukan. Cara menyimpan yang mudah namun memberikan hasil memuaskan ialah sebagai berikut:

1. Rak khusus

Saat ini telah tersedia rak khusus yang dapat digunakan untuk menyimpan berbagai inner hijab seperti ciput rajut kerut yang telah banyak terkoleksi dengan berbagai warna dan kombinasi. Yang wajib diperhatikan pada saat menyimpan ciput ke dalam rak adalah intensitas pemakaian. Tempatkan ciput dengan warna-warna yang paling sering digunakan pada tumpukan tersendiri dan yang mudah diambil. Jangan sampai menyimpan ciput yang sering dikenakan secara bercacar, hal ini dapat membuat resiko berantakannya tatanan atau lipatan ciput semakin besar terjadi. Terlebih kini terdapat inner hijab yang diperoleh dari gerai grosir ciput anti pusing dengan bahan produksi yang berbeda. Akan lebih baik dan mudah diambil lagi jika hijabers menyimpan ciput dengan memisah-misahkan sesuai dengan bahannya.

2. Gantungan khusus

Selain disimpan ke dalam rak khusus, hijabers juga dapat menyimpan inner hijab berupa ciput rajut anti pusing dengan cara digantung pada gantungan khusus. Pastikan gantungan berada di tempat tertutup seperti almari atau diselubungi dengan material yang menjauhkan inner atau ciput dari debu atau kotoran lainnya. Gantungan dengan penjepit merupakan pilihan gantungan yang pas digunakan untuk menyimpan ciput. Dengan adanya jepitan pada gantungan, maka ciput ciput rajut anti pusing tidak akan mudah terlepas dan tetap rapi tergantung. Apabila ciput memiliki aksesoris seperti kerutan, tempelan manik-manik atau yang lainnya, usahakan untuk menjepit di bagian ciput yang lain dan jangan pas menekan bagian aksesoris tersebut. Hal ini wajib dilakukan untuk meminimalisir kerusakan. Susunlah gantungan ciput layaknya menggantung koleksi khimar syari pesta yakni deretannya diurutkan dengan warna. Misalnya saja terdapat warna sejenis, maka susunannya sebaiknya dari warna muda ke warna yang lebih tua. Hal ini tentunya akan memudahkan hijabers dalam memilih ciput saat hendak digunakan nanti sesuai dengan warna yang dikehendaki.  

3. Menumpuk ciput yang cenderung sering dipakai

Jika hijabers tidak punya ruang khusus untuk meletakkan rak atau menyediakan ruang gantungan ciput, langkah penyimpanan yang bisa dilakukan adalah dengan menumpuk ciput atau inner yang diperoleh dari gerai inner hijab grosir atau eceran pada almari atau kerajang yang tertutup dan terhindar dari debu. Tumpuklah ciput secara rapi menurut intensitas pemakaian ciput. Jadikan satu tumpukan ciput yang intensitas pemakaiannya sering sehingga kemungkinan berantakan akan jauh lebih kecil.

4. Menggunakan material berlubang

Menyimpan ciput sebagai salah satu jenis inner hijab anti pusing juga dapat dilakukan dengan material khusus yang didesain berlubang dan sudah banyak tersedia di pasaran. Hijabers dapat menyimpan ciput dengan memasukkannya ke dalam lubang kemudian digantung. Selain terlihat rapi, ciput juga jadi terdisplay dengan baik sehingga mudah saat mencari warna yang diinginkan.

5. Menyimpan dengan cara menggulung

Jika hijabers sudah memiliki banyak sekali inner hijab anti pusing dengan model rajut atau lainnya namun tidak memiliki tempat yang mampu menampung seluruh koleksi, maka cara paling tepat dalam penyimpanannya adalah dengan menggulungnya.gulung ciput kemudian tatalah sesuai dengan bahan atau warna yang sering dikenakan.

 

 

Referensi :

https://neahijab.com/news/23/5-Cara-Menyimpan-Ciput-Hijab-Supaya-Tidak-Kusut

Klik Pengunjung : 128